Minggu, 14 Oktober 2012
Hampa
S, kamu itu salah satu yang aku tangisi karena takut kehilangan. Beda rasanya kita menangis untuk orang yand dekat dengan kita karena kita telah dikhianati olehnya atau memang karena ditinggal pergi/ berpisah. Tetapi kamu lain S, aku sering memikirkan ditinggal pergi (selamanya) olehmu dan aku langsung menangis saat itu juga. Sama seperti ketika aku memikirkan ibuku jika ia tiada. Kamu orang nomor tiga, S. Ingat itu! Aku sedih S, aku tidak mau kehilanganmu sementara ataupun selamanya. Perkara jika kau menghianatiku itu masalah lain. Tapi sekarang aku cukup bergantung dengan perasaanku ini untuk terus bersamamu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar